Hanzhalah ( Nabi Penakluk Phoenix)

3 Jun 2017

Di dalam islam kita mengenal rukun Iman dan rukun Islam. Salah satu isi rukun Iman adalah Iman kepada Rasul dan Nabi. Jumlah Nabi Allah sangatlah banyak tapi yang perlu kita ketahui hanya 25 saja. Untuk itu kita harus mencari referensi tentang Nabi yang lainya lewat Internet maupun buku. Pada kesempatan kali ini kita akan mencoba belajar tentang Nabi Hanzhalah.

Siapa Nabi Hanzhalah?

Nabi Hanzhalah Hanzhalah adalah Nabi yang diutus oleh Allah untuk memperbaiki akhlak penduduk Rass sebagai kaum penyembah berhala. Hanzhalah memiliki darah Yahuda dari ayahnya yang bernama al-Harits bin Qahtan.

Kisah Hanzhalah
    
Nabi Hanzhalah tinggal di kota yang kacau. Kenapa kacau? karena kota tersebut memiliki sebuah gunung yang sangat tinggi tapi dihuni oleh sejenis burung yang sangat besar yang bernama Anqa’ (nama lain : Phoenix). Saking begitu besarnya, sampai-sampai matahari mampu ia tutupi hanya dengan membentangkan keempat sayapnya, Lehernya panjang seperti leher unta, bulunya indah dan berwarna-warni serta mampu mengangkat hewan seperti kuda, gajah dan binatang lainya dengan cakarnya untuk dibawa ke sarangnya. Selain itu,  anak burung ini juga berbahaya terutama saat baru menetas, dimana manusia sering menjadi santapanya. Hal inilah yang membuat para penduduk resah hingga akhirnya meminta bantuan Hanzhalah untuk membunuhnya. Nabi Hanzhalahpun menuruti permintaan penduduk dan berdo’a kepada Allah supaya membinasakan makhluk itu beserta keturunanya, dan Allahpun mengabulkanya dengan satu demi satu burung itu berjatuhan ke tanah dengan kondisi hangus terbakar. Sejak saat itu desa kembali damai.

Pengingkaran Para Penduduk dan Kematian Hanzhalah

Para Penduduk kota rupanya telah melakukan sebuah tindakan tercela dimana mereka tidak mau mengakui keberadaan Anqa’. Padahal Nabi Hanzhalah mengajarkan agar menyebarluaskan tentang makhluk mitologi itu ke seluruh umat sebagai sumber pengetahuan. Merasa marah dengan perilaku Hanzhalah, para pendudukpun menangkapnya dan melemparkanya ke sebuah sumur dengan harapan beliau mati secara perlahan. Tapi, saat peristiwa berlangsung ada seorang budak berkulit hitam melihatnya. Budak yang dikenal sangat beriman pada Hanzhalah ini berupaya menolongnya dengan memberikan makanan setiap kali pulang dari mencari kayu. Dan suatu ketika ia terkena kantuk berat yang membuatnya harus tertidur hingga ia lupa memberi makan Nabi Hanzhalah. Begitu ia terbangun rupanya Nabi tidak ada dalam sumur. Budak yang tertidur selama 7 tahun itu belum menyadari jika Nabi sudah dikeluarkan oleh orang yang selamat dari musibah besar yang menerpa kaumnya.

 


TAGS Islam Islam Pedia


loading...
-

Search

News